Minggu, 29 September 2013

Pacuan Kuda Pakualam Cup I

Posted by Unknown On 20.57 No comments

Agenda tahunan pacuan kuda di Stadion Sultan Agung Bantul kini bertambah satu lagi setelah diadakan Pacuan Kuda Pakualam Cup seri I. Sebelumnya pacuan kuda yang diadakan di tempat ini hanya dua kali dalam satu tahun, yaitu Piala Raja dan Piala Bupati Bantul.

 
Pacuan Kuda yang memperebutkan piala bergilir dari Pakualam ini diikuti oleh sekitar seratusan kuda dari Pulau Jawa dan Luar Pulau Jawa, bahkan Timor Leste juga ikut memeriahkan pacuan kuda ini. Dimulai sejak pagi, 18 race di habiskan dalam satu hari pada tanggal 29 September 2013 kemarin.

 
Selain asal peserta yang bervariasi, kelas kuda yang mengikuti jalannya perlombaan juga bervariasi, Ada yang kelas pemula, dewasa, senior, lokal, jarak.

Jumat, 27 September 2013

Asia Tri Jogja 2013 (hari ketiga)

Posted by Unknown On 08.39 No comments

Masih posting tentang acara Asia Tri Jogja 2013 yang diadakan di Museum Ullen Sentalu di Bulan September 2013 ini, kali ini posting tentang hari terakhir yang semakin ramai. Banyak pengunjung yang tidak mendapat tempat duduk, bahkan banyak pengunjung yang berdiri dan tidak bisa bergerak. Semua ini terjadi karena antusias pengunjung yang ingin menyaksikan event tahunan ini. Ada beberapa penampilan yang tidak dapat kami rekam karena memang posisi kami yang susah untuk bergerak.

Pada pagelaran hari ketiga diawali dengan penampilan dari Kaliurang, Indonesia, Anna Estelles dari Spanyol.

 
Kemudian di lanjutkan oleh penampilan dari Sekar Rahina yang berasal dari Jogja, Indonesia. Penampilannya cukup menarik perhatian para pengunjung, properti yang digunakan juga memberikan gambar yang cukup bagus.

 
Penampilan berikutnya dari Japan dan dibawakan oleh Kasco Takemoto.


Kemudian di susul oleh Wisnu Aji dari Jogja, Indonesia.


Selanjutnya penampilan dari Japan yang dibawakn oleh Mao Arata.


Penampilan Percussion dari Jogja & Solo menjadi penutup acara Asia Tri Jogja #8 .

Kamis, 26 September 2013

Asia Tri Jogja 2013 (hari kedua)

Posted by Unknown On 07.43 No comments

Sebuah agenda tahunan yang rutin diadakan di Museum Ullen Sentalu adalah Asia Tri Jogja yang tahun ini sudah memasuki pada tahun penyelenggaraan yang ke 8. Performance ini diikuti oleh beberapa negara, antara lain Indonesia, Singapura, Jepang, Canada, Spanyol, dan negara lainnya. Acara ini berlangsung selama 3 hari berturut - turut di mulai dari hari Senin tanggal 23 - Kamis tanggal 25 Sepetember 2013 dan dimulai sejak pukul 19.30 - 22.00 WIB.


Pada tanggal 24 acara di buka oleh penampilan dari Malang Dance yang tentunya berasal dari Malang, Indonesia. Tarian yang di tampilkan oleh Malang Dance cukup menarik dan properti yang digunakan juga memberi warna di atas apanggung.

 
Kemudian di lanjutkan oleh penampilan Nani Topeng dari Cirebon, Indonesia. Tarian yang dilakukan sendiri ini juga tak kalah menariknya dengan penampilan pertama, gerakan - gerakannya sangat menarik perhatian para penomton untuk mengabadikannya.


Kemudian di susul oleh Penampilan Rin dari Japan. Penampilan ini di awali dengan 3 cewek Japan yang memakai pakaian Japan, kemudian merewka berganti pakaian dan menarikan sepereti modern dance. Terakhir mereka mengenakan kembali pakaian Japan mereka, penampilan mereka membuat penonton terpukau.

 
Penampilan ke 4 kembali dari Indonesia yang dibawakan oleh Mila Rosinta dari Jogja. Mila tidak tampil sendiri, tetapi berduet. Penampilan ini banyak mendapat tepuk tangan dari penonton apalagi ketika mengajak penonton berinteraksi ke atas panggung. Mereka berdua memilih tiga pasang cowok cewek secara acarak dan di comblangkan di atas panggung, dan terakhir melepaskan burung dara putih.

 
Penampilan selanjutnya dari Miho Konai yang berasal dari Japan. Penampilan ini dibawakan oleh 3 orangm 1 perempuan, 2 laki - laki. Penampilan mereka juga sangat memukau, apa lagi ketika membuat tubuh mereka menjadi putih dengan tepung yang diperindah dengan gerakan, tepuk tangan para penonton langsung menyambutnya.


Penampilan dari Jocelyn M yang berasal dari Canada juga tidak kalah menarik. Dengan properti kursi, kertas yang bertulis puisi, kertas yang dibuat menjadi pesawat, mereka berdua semakin menambah kemeriahan acara Asia Tri di hari kedua tersebut.

 
Malam semakin larut, kabut serta gerimis yang menemani jalannya acara sejak awal sudah mulai hilang ketika penampilan Sahita yang berasal dari Solo menutup acara Asia Tri pada hari kedua. Penampilan 4 orang cewek cantik (sekian tahun lalu) ini mengundang tawa para penonton dan berhasil membuat para penonton tidak meninggalkan Ullen Sentalu hingga acara selesai.

Sabtu, 21 September 2013

Festival Memedi Sawah 2013

Posted by Unknown On 07.59 No comments
Lokasi : Candran, Imogiri, Bantul
Waktu : 21 - 27 September 2013

Salah satu agenda menarik yang dapat mengisi akhir pekan adalah Gelar Potensi Desa Budaya 2013 yang di laksanakan di Monumen Serangan Oemum 1 Maret. Acara ini diadakan sejak tanggal 20 - 22 September 2013 dari pukul 15.30 - 22.00 WIB.


Beberapa daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta memeriahkan acara ini dengan pertunjukan - pertunjukan yang memukau, di tambah setting panggung yang terbuka membuat salah satu landmark Kota Jogja yang berada di titik nol dapat dijadikan background secara apik.


Acara ini bukan hanya sekedar penampilan panggung yang menghibur masyarakat saja, tetapi juga dinilai oleh 3 dewan juri untuk mencari siapakah yang menjdi penampil terbaik. Selain itu juga terdapat bazzar yang berada di sebelah Utara panggung. (download jadwal)






Jumat, 20 September 2013

Gelar Potensi Desa Budaya 2013

Posted by Unknown On 03.01 No comments
Lokasi : Monumen Serangan Oemum 1 Maret
Tanggal : 20 - 22 September 2013
Waktu : 15.30 WIB - selesai
Lokasi : Taman Budaya Yogyakarta (TBY) Jl. Sriwedari no. 1 Yogyakarta
Waktu : 19.00 WIB - selesai

Rabu, 18 September 2013

Zhong Qiu Jie

Posted by Unknown On 07.46 No comments
Hari : Kamis, 19 September 2013
Waktu : 18.00 WIB - selesai
Lokasi : Klenteng Poncowinatan

Jumat, 13 September 2013

Mengunjungi Festival Museum 2013

Posted by Unknown On 06.30 No comments

Setelah sukses dengan tema "Museum Goes to Mall" dan "Museum Goes to Istana" pada tahun 2011 dan 2012, kali ini Festival Museum digelar kembali pada tahun 2013 dengan tema "Museum Goes to Campus" yang bertempat di Purna Budaya / PKKH (Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosumantri. Sebuah pameran yang diikuti lebih dari 40 museum di Indonesia.


Disambut oleh Helicopter koleksi Museum Dirgantara yang di display di depan PKKH serta tampilan nama - nama museum yang didesain dengan WPAP yang diletakkan di loby menambah Festival Museum tahun ini semakin menarik. Acara yang berlangsung sejak Tanggal 8 September - 13 September 2013 ini buka dari pukul 08.00 - 20.00 WIB dan tidak dipungut biaya.

Acara yang dibuka dengan Karnaval Festival Museum 2013 yang berawal dari UNY menuju UGM ini juga menyajikan beberapa stand di depan Purna Budaya yang mendukung jalananya acara. Selain itu juga ada kegiatan - kegiatan yang mendukung seperti workshop.



Rabu, 11 September 2013

Sekilas tentang Kawasan Kotagede

Posted by Unknown On 16.02 No comments


Kotagede. Siapa yang tidak tahu Kotagede? Hmmm...sebuah kawasan wisata yang terkenal dengan kerajinan peraknya. Selain terkenal dengan kerajinan perak, Kotagede juga menjadi saksi beridirinya Kerajaan Mataram Islam yang sampai sekarang masih memiliki sisa Kedaton, Masjid, Makam, Benteng, Jagang, Alun - Alun dan komponen sebuah kerajaan Islam lainnya.


Menurut saya Kotagede merupakan sebuah kawasan yang menarik karena wilayahnya terdiri dari Kota Jogja dan Kabupaten Bantul. Kelurahan Prenggan dan Kelurahan Purbayan Masuk dalam wilayah Kota Jogja sedangkan Desa Jagalan masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bantul. Hal ini merupakan sebuah peristiwa yang menarik, karena semangat persatuan warga Kotagede yang tidak dapat dipisahkan oleh wilayah tetap ada.


Selain terkenal dengan kerajinan perak dan bekas Kerajaan Mataram Islam, di Kotagede juga terdapat sargede atau Pasar Kotage yang memiliki pasaran Legi, rumah - rumah kuno, Between Two Gates, Rumah Joglo, Langgar Dhuwur, makanan tradisional, dan masih banyak lainnya. Event budaya yang di selenggarakan di Kotagede juga sangat menarik, ada event tahunan Nawu Sendang dan juga ada Kirab Budaya Kotagede yang semuanya diselenggarakan setiap tahunnya.

Senin, 09 September 2013

Karnaval Festival Museum 2013

Posted by Unknown On 07.07 No comments

Festival museum kembali di gelar pada tahun ini dengan tema "Museum Goes to Campus" yang di adakan sejak tanggal 8 - 13 September 2013 di PKKH (Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosumantri) UGM. Sebagai pembukaan acara, diadakan karnaval yang diikuti lebih dari 40 museum di Indonesia yang berawal dari UNY - UGM.


Adapun peserta yang mengikuti karnaval dari Museum UGM, Museum Pendidikan, Museum Ullen Sentalu, Museum Pers, Museum Anak Kolong Tangga, Museum Wanagama, Museum Tani, dan masih banyak dari musuem lainnya dengan penampilan yang menarik.


Musuem Kraton Yogyakarta yang menampilkan keretanya.


Museum Sonobudoyo unit 1 menampilkan wayang orang.


Museum Wayang Kekayon menampilkan wayang kulit, wayang orang, dalang dan sindennya, serta penari yang membawa gunungan.


Museum tembi menampilkan orang - orangan sawah, anak - anak, mobil kuno.


Museum Jendral Sudirman menampilkan cerita ketika Pak Dirman sedang di tandu dan beberapa pasukannya.


Museum Afandi menampilkan orang - orang yang memakai topeng serta patung yang besar.


Sebenarnya masih banyak penampilan museum yang menarik lainnya, tetapi ada sebuah penampilan yang cukup unuk yaitu garuda yang mengendarai motor.

Selasa, 03 September 2013


Sebuah kegiatan yang selalu ada ketika seseorang menginjak pendidikan yang lebih tinggi adalah ospek. Kegiatan ospek terkadang dipandang orang kurang baik karena setiap mendengar kata ospek selalu diidentikkan dengan perploncoan. Hal tersebut sangatlah berbeda dengan kegiatan ospek yang dilakukan untuk mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada tahun 2013. Kegiatan ospek untuk mahasiswa baru UGM diberinama nama PPSMB (Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru) yang dilakukan sejak tanggal 2 September sampai tanggal 3 September 2013.


Pada tanggal 3  September, seluruh mahasiswa baru yang berjumlah kurang lebih sepuluh ribu maba akan melakukan freeze mob dan membentuk Bendera Merah Putih yang terbentang Utara - Selatan sepanjang Jalan Kaliurang yang membelah UGM. Agar warna Merah Putihnya lebih terlihat, para maba mengenakan caping dan kaos warna merah ataupun putih. Maba yang mengenakan kaos dan caping warna merah berada di sisi Barat Jalan Kaliurang, sedangkan maba yang mengenakan kaos dan caping warna putih berada di sisi Timur Jalan Kaliurang.


Selain mengenakan kaos dan caping berwarna merah ataupun putih, setiap maba juga harus membawa sebuah poster yang berisi pesan positif.


Setelah seluruh maba menempatkan diri di trotoar, para maba di minta untuk duduk. Ketika terdengar suara sirine, beberapa maba yang membuat poster dengan satu kelompok warna yang sama disuruh menunjukkan posternya kepada masyarakat yang lewat Jakal dengan cara berdiri dan freeze secara bergantian setiap kelompok warna poster.


Tetapi tidak jarang juga ada maba yang tidak kuat untuk mengikuti kegiatan tersebut, mungkin karena cuacanya yang terkadang panas.

Senin, 02 September 2013

Festival Kuliner Kaliurang 2013

Posted by Unknown On 03.07 1 comment

Sebuah agenda tahunan yang menambah daya tarik wisatawan di Kaliurang adalah Festival Kuliner Kaliurang yang tahun ini di selenggarakan pada tanggal 31 Agustus - 1 September 2013. Pada tahun ini peserta di bagi dalam 4 kategori, kategori yang pertama adalah kategori nasi sedangkan kategori yang kedua adalah kategori pisang. Kedua kategori tersebut diperlombakan pada tanggal 31 Agustus 2013 dengan peserta dari lingkup Kaliurang.


Kategori ketiga adalah kategori salak sedangkan kategori terakhir adalah kategori jagung yang diperlombakan pada tanggal 1 September 2013 dengan peserta umum. Setiap peserta yang mengikuti lomba, mendapatkan kompensasi bahan sebanyak Rp 75.000,00. Dan total hadiah dalam lomba ini mencapai Rp. 42.000.000,00.


Setelah semua peserta menyelesaikan menu buatannya, penjurianpun dilakukan. Dan setelah penjurian selesai dan pemenang telah diketahui, waktu yang di nanti - nanti segera tiba, seluruh pengunjung festival kuliner kaliurang dipersilahkan untuk mencicipi menu - menu yang diperlombakan.

Site search