Selasa, 14 Januari 2014

Grebeg Maulud di Kepatihan

Posted by Unknown On 01.54 No comments

Sebagai sebuah daerah yang merupakan kekuasaan dari Kerajaan Islam, Daerah Istimewa Yogyakarta selalu memperingati hari besar Islam secara meriah. Salahsatu hari besar Islam ada peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW atau kelahiran Nabi. di Daerah Istimewa Yogyakarta, Maulud Nabi diperingati dengan diadakannya sekaten dengan acara Grebeg Maulud sebagai puncaknya.


Yang paling di tunggu - tunggu ketika Grebeg Maulud adalah tujuh buah gunungan yang akan di kirab ke tiga tempat yaitu Masjid Agung Kauman dengan gunungan putri, kakung, darat, gepak, pawuhan, sedangkan dua gunungan lagi yang terdiri dari dua gunungan kakung dibawa ke Kepatihan dan Puro Pakualaman. Ke tujuh gunungan tersebut di buat di Kemagangan Kidul setelah dilakukan prosesi numplak wajik (prosesi yang mengawali pembuatan gunungan). Kemudian dari Kemagangan di bawa menuju Keben.

Setelah lima gunungan dibawa menuju Masjid Kauman, sebuah gunungan ke Puro Pakualaman, sekarang giliran sebuah gunungan kakung di bawa ke Kepatihan dengan diiringi dua ekor gajah, prajurit dan abdi dalem. Sesampainya di Kepatihan dilakukan serah terima gunungan terlebih dahulu di depan pendopo dan pengambilan salahsatu hasil bumi pada gunungan tersebut oleh pihak Kepatihan sebagai simbolis bahwa gunungan sudah diterima. Setelah serah terima secara simbolis dan doa selesai, gunungan di bawa menuju Barat pendopo supaya masyarakat yang menyaksikan bisa ikut mendapatkan hasil bumi tersebut. Tetapi seperti biasa, belum sampai lokasi yang dipersiapkan gunungan sudah dihabisi oleh para masyarakat yang ingin mendapatkan hasil bumi pada gunungan tersebut.

Foto lainnya : http://tinyurl.com/lqaa3gu

0 komentar:

Posting Komentar

Site search