Senin, 13 Januari 2014

Numplak Wajik Grebeg Maulud

Posted by Unknown On 03.25 No comments

Tradisi numplak wajik merupakan sebuah tradisi yang dilakukan sebagai tanda diawalinya pembuatan gunungan grebeg. Jika dalam satu tahun di Kraton Yogyakarta mengadakan grebeg tiga kali, yaitu grebeg maulud, grebeg besar dan grebeg syawal, maka numplak wajik diadakan tiga kali juga dalam satu tahun. Numplak wajik untuk grebeg maulud ini dilakukan empat hari setelah miyos gongso (keluarnya gamelan sekaten). Numplak wajik Grebeg Maulud selalu dilakukan di Kemagangan Kidul Kraton Yogyakarta pada tanggal 9 Maulud sore hari, setelah Ashar. Tradisi ini juga disaksikan oleh keluarga Kraton.


Setelah semua persiapan dilakukan, gejok lesung mulai dibunyikan dan prosesi numplak wajik mulai dilakukan. Prosesi ini hanya berlangsung sekitar sepuluh menit, untuk meletakkan bakal gunungan yang kemudian ditutupi bambu. Setelah prosesi selesai, beberapa abdi dalem kraton jogja memebagi - bagikan ramuan yang dipercaya dapat membuat awet muda dan sirih untuk nginang (dikumah - kumah).

Pada malam harinya, gunungan mulai disusun di Kemagangan Kidul. Yang kemudian akan dibawa munuju Keben setelah prosesi Kundhur Gangsa yang berlangsung pada tanggal 11 Maulud malam selesai.

Foto lainnya : http://tinyurl.com/kqwxrrg
Foto lainnya : http://tinyurl.com/n3yyffq

0 komentar:

Posting Komentar

Site search