Kamis, 03 Juli 2014


Setiap sore hari selama bulan ramadhan banyak orang yang menyempatkan waktunya untuk mengikuti kajian - kajian di masjid - masjid. Salah satu masjid yang tidak pernah sepi ketika Ramadhan adalah Masjid Gedhe kauman Yogyakarta. Apalagi setiap Hari Kamis masjid kauman semakin ramai karena menyajikan menu yang spesial yaitu gulai kambing. Menu buka puasa berupa gulai kambing sudah ada sejak dahulu dan terus dipertahankan sampai sekarang.

Selepas dari Shalat Asar, becak - becak pembawa gulai kambing mulai berdatangan ke halaman masjid untuk menyetor gulai kambing dari donatur. Pada Hari Kamis, 3 Juli 2014 ada 3 donatur yang menyumbang gulai kambing dengan jumlah lebih dari seribu porsi. Admin belum mendapatkan info yang pasti sejak kapan tradisi berbuka dengan gulai kambing di Masjid Gedhe kauman ini dimulai. Admin hanya mendapat info bahwa awalnya gulai kambing yang disajikan dahulu di masak sendiri oleh warga di dekat masjid, tetapi karena semakin lama jamaah semakin banyak maka para warga yang menjadi juru masak tidak sanggup dan akhirnya sampai sekarang untuk mencukupi jumlah gulai kambing dengan jumlah jamaah harus menggunakan jasa katering.

Buka bersama di masjid Gedhe Kauman Hari Kamis, 3 Juli 2014 diawali dengan pembagian menu berbuka dahulu kemudian para jamaah duduk bersaf untuk mendengarkan kajian dari Ustad Syakir yang merupakan penulis buku Fiqih Shalat dan merupakan peneliti Hadis. Setlah mendengarkan kajian tentang perbedaan bacaan shalat berdasarkan hadis, para jamaah buka bersama kemudian dilanjutkan dengan shalat maghrib bersama.

Posting kali ini juga merupakan lanjutan dari posting sebelumnya yang menceritakan tentang Ngabuburit Di Masjid Mataram Kotagede. Masjid Gedhe Kauman dipilih menjadi bahan posting kedua karena masjid ini merupakan masjid dari Kraton Ngayogyakarta yang merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram Islam, selain itu kebetulan pas Hari Kamis dimana menu buka puasanya adalah gulai kambing yang merupakan tradisi sejak lama. Admin berpesan kepada teman - teman semua untuk tetap simak terus #dolandolanedisiramadhan di menu religi karena masih banyak tempat menarik lain untuk berbuka puasa.

Rabu, 02 Juli 2014


Tidak terasa ternyata Bulan Suci Ramadhan sudah masuk pada hari kelima dan ada sesuatu yang menarik admin untuk membuat posting tentang dolan - dolan edisi ramadhan. Admin berencana untuk membuat posting tentang ngabuburit di beberapa masjid yang ada hubungannya dengan Kraton NGayogyakarta Hadiningrat karena masjid - masjid itulah yang dapat dijangkau oleh admin, selain itu admin juga berencana untuk membuat posting tentang kuliner di Bulan ramadhan.

Posting dengan judul Ngabuburit di Masjid Mataram Kotagede akan mengawali #dolandolanedisiramadhan kali ini karena menurut sepengetahuan admin Masjid Mataram Kotagede merupakan masjid dari Kerajaan Mataram Islam yang menjadi cikal bakal dari Kraton Ngayogyakarta hadiningrat dan Kasunanan Surakarta sebelum di pecah oleh Belanda melalui Perjanjian Giyanti.


Ngabuburit di Masjid Mataram Kotagede diisi dengan mengikuti buka bersama yang rutin diadakan oleh takmir masjid. Sekitar pukul 16.30 WIB, warga sekitar, orang Jogja bahkan orang dari luar kota mulai berdatangan ke masjid kemudian memadati serambi masjid untuk mengikuti pengajian menjelang berbuka puasa. Diawali dengan pembagian ta'jil oleh panitia kemudian pukul 17.00 WIB pengajian dimulai dengan membaca suart Al - Fatihah. Pengajian pada Hari Rabu, 2 Juli 2014 diisi oleh Drs. H. Kaharuddin Nur yang mengambil tema iklas. Diambilkan sebuah contoh cerita ketika seorang yang amalnya banyak sedang bermimpi sedang diakhirat dan ditanyai oleh malaikat megenai amal ibadahnya. Ketika ditimbang ternyata amal baiknya nol dan amal buruknya banyak, kemudian malaikat diprotes karena amalnya di dunia sudah sangat banyak. Setelah protes ternyata amal baiknya menjadi lebih banyak daripada amal buruknya. Ternyata yang membuat hal ini terjadi adalah sewaktu belum menjadi orang kaya orang ini pernah memberikan sepotong roti untuk keluarganya dengan iklas walaupun orang ini kesusahan dalam mencari pekerjaan dan akhirnya orang ini terbangun dari tidurnya.

Tidak terasa waktu sudha pukul 17.35 WIB dan seluruh jamaah berbuka bersama, maghrib bersama dan pulang kerumah masing - masing. Dan sekian dulu posting perdana #dolandolan edisi Ramadhan, sampai jumpa di posting berikutnya di sub menu : http://www.dolan-dolan.net/search/label/Religi

Site search