Senin, 29 Desember 2014

Suasana mendung dari tengah - tengah air terjun Parang Endog

Kawatir mengalami hal sama seperti hari sebelumnya ketika terkena hujan sewaktu memburu sunset di NOL KM Jogja maka admin memilih mencari sunset di pantai karena berdasarkan pengalaman semendung - mendungnya pantai pasti akan ada setitik langit yang cerah. Tetapi pada kali ini pengalaman tersebut tidak berlaku, yang ada malah mendung semakin pekat dan hujan terkadang turun dengan intensitas yang beragam. Ya sudah seperti apappun keadaannya suasana ketika sunset harus tetap diabadikan.

Pada pemburuan sunset hari ke sebelah pada Hari Minggu 28 Desember 2014 admin memilih air terjun di Pantai Parang endog sebagi lokasi pemburuan. Pantai Parang endog dipilih karena keistimewaannya memiliki air terjun tahunan yang langsung mengalir ke laut selatan pada tiap musim hujan. air terjun ini bersumber dari sendang beji yang berada di atasnya tetapi sudah masuk dalam wilayah Gunungkidul.

Air terjun langsung ke laut

Air terjun Parang Endog terletak di Pantai Parang endog, sedangkan Pantai Parang endog berada di jajaran pantai Bantul sebelah Timur atau pantai Bantul nomor dua dari Timur yang berbatasan dengan Pantai Watu Karang (Bantul) pada sisi Timur dan Pantai Parang Tritis pada sisi Barat. Pantai Parang endog juga jarang dikunjungi para wisatawan karena wisatawan harus berjalan kaki sekiat 20 menit dari Pantai Parangtritis. Lahan parkir di pantai ini juga jadi satu dengan Parangtritis.
Nama pantai Parang endog  diambil dari sebuah batu besar yang berada di bawah air terjun yang bentuknya seperti endog (telur) raksasa. Tetapi tidak banyak orang yang mengetahui apa alasan pantai tersebut di namai parang endog, bahkan batu berbentuk telur yang seharusnya menjadi ikon pantai malah terdapat corat coret vandalise dengan pilox.

Tetapi pantai ini memiliki pesona tersendiri sewaktu musim penghujan datang yaitu muncul air terjun yang bersumber dari sendang beji. Sewaktu musim hujan air di sendang beji meluap kemudian airnya mengalir ke Selatan menuju Pantai Parng endog. Pada awalnya aliran air tersebut masih alami dengan latar ebbatuan, tetapi tahun 2011 - 2012 aliran tersebut di "perindah" oleh mahasiswa KKN dari salahsatu universitas di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan di semen.

Bendi yang sampai Pantai Parang Endog

Pantai ini tidak begitu banyak dikenal oleh orang banyak, yang biasanya mengunjungi pantai ini hanayalah para pencari ikan yang mencari pantai agak sepi, pertapa, wisatawan minat khusus dan wisatawan yang menggunakan bendi maupun ATV. Di Pantai Parangtritis terdapat penyewaan bendi yang diberlakukan sistem paket, ada paket yang hanya mengelilingi sebagaian Parangtritis dan paket lengkap dengan rute Paris - Parangkusumo - Parang endog - Watu Karang, dari situlah air terjun Parang endog mulai dikenal oleh para wisatawan. Tidak jarang ada wisatawan yang rela berjalan kaki untuk bermain air di air terjun tersebut karena akan lebih aman jika dibanding dengan main air di tepi laut.
Sedikit tips jika ingin ke Pantai Parang Endog untuk bermain air di air terjun parang endog baiknya pada bulan Desember sampai Februari karena selama tiga bulan tersebut debit air sangat banyak.

0 komentar:

Posting Komentar

Site search