Selasa, 30 Desember 2014

Memburu Senja Di Watu Amben Utara

Posted by Unknown On 09.31 No comments
Blue hour yang dibalut mendung

Mendapatkan foto Gunung Merapi sewaktu senja pada pemburuan sunset hari ke duabelas membuat ketagihan sehingga pada pemburuan senja di hari ketigabelas merapi menjadi incaran utama. Karena alam tidak bisa diduga dan admin hanya bisa bermain tebak - tebakan maka admin memilih daerah bukit pathuk sebagai pemburuan senja pada tanggal 30 Desember 2014. Awalnya pingin memburu senja di embung nglanggeran tetapi di perjalanan merapi terlihat dengan jelas maka admin membalik arah menuju puncak watu amben.

Sebelumnya admin sudah pernah membut posting mengenai watu amben baik itu sewaktu senja maupun sewaktu malam hari. Tetapi karena pada pemburuan sunset kali ini ada something maka admin coba berpindah spot ke watu amben sebelah utara. Sebuah warung terpencil sendirian pada sebuah tanjakan dan tikungan dipilih admin sebagai spot pemburuan senja kali ini karena dari spot tersebut mempunya view yang agak sedikit berbeda dari spot biasanya. Ingat, beda satu langkah angel orang memotret akan menghasilkan gambar yang berbeda.

Secangkir kopi sore di watu amben

Tata ruang di warung ini sudah disediakan meja - meja yang berjajar dari Utara ke Selatan sehingga dapat pengunjung bisa minum kopi sambil menikmati suasana senja yang cantik. Ketika hari sudah mulai gelap, lampu Kota Jogja akan menyala dan terlihat jelas dari tempat ini, begitu pula dengan gunung merapi, gunung sumbing, perbukitan menoreh dan laut selatan juga terlihat jelas. Tetapi pada pemburuan kali ini yang terlihat hanyalah merapi, laut selatan dan menoreh, gunung sumbing sedikit malu - malu sambil menampakkan kakinya saja.

Narsis diatas batu

Sebelum ke watu amben utara admin sempat mengambil gambar di deretan bebeatuan besar yang biasanya dipergunakan orang menikmati senja dan dipergunakan pasangan anak muda untuk berduaan. Di tempat ini admin bertemu dengan empat orang remaja dari Klaten yang mengisi sore hari di tempat ini. Mereka memanjat batu sambil bernarsis ria. Selain mereka ada juga dua orang pemuda yang nongkrong diatas batu sambil menunggu hari menjadi gelap.

0 komentar:

Posting Komentar

Site search