Kamis, 12 Februari 2015

Borobudur Nirwana Sunrise

Posted by Unknown On 05.13 1 comment
Sunrise gagal dari Arupadhatu

Borobudur adalah sebuah Candi Budha terbesar di Indonesia yang saat ini menjadi salahsatu objek wisata andalan Kabupaten Magelang. Secara administratif Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan letak Candi Borobudur sendiri berada pada sebuah bukit kecil yang ditambahi urukan tanah kemudian baru dibangun Candi Borobudur diatasnya. Di sebelah Selatan hingga Barat Borobudur terbentang perbukitan menoreh, sedangkan disebelah Timur hingga Utara terdapat aliran Kali Progo.

Karena ukurannya yang sangat besar dan berada diatas bukit kecil, maka Candi Borobudur dapat dilihat dari tempat tinggi dan jauh (luar lingkungan) dari Candi Borobudur. Misalnya saja Candi Borobudur dapat dilihat dari perbukitan menoreh dan kaki menoreh. Banyak tempat - tempat menarik untuk menyaksikan Candi Borobudur dari luar lingkungan candi, misalnya saja dari Puncak Suroloyo, Punthuk Stumbu, Pos Mati, Omah Kamera, Hotel Aman Jiwo, Hotel Plataran. Biasanya tempat - tempat tersebut didatangi orang ketika pagi hari karena sunrise dari tempat - tempat tersebut sangatlah istimewa. Tetapi sunrise dari dalam lingkungan Candi Borobudur juga tidak kalah menarik dengan tempat - tempat di luar lingkungan candi, misalnya saja Borobudur Nirwana Sunrise, sebuah atraksi wisata yang disuguhkan oleh Hotel Manohara yang terletak tepat di sebelah Selatan Candi Borobudur.

Menuju Borobudur

Kali ini admin akan berbagi mengenai pengalaman admin ketika berkesempatan mengabadikan sunrise dari dalam lingkungan Candi Borobudur. Kebetulan waktu itu admin berangkat ke Borobudur bersama rombongan dari Jogja pukul 04.00 WIB dan sampai di Hotel Manohara pukul 05.00 WIB. Setelah membeli tiket "Borobudur Nirwana Sunrise" di Hotel Manohara, admin dipersilahkan untuk memakai sarung / jarik borobudur yang menurut pemandu pada waktu itu untuk menghormati orang Budha karena Candi Borobudur saat ini dipergunakan lagi untuk beribadah umat Budha salahsatunya Waisak, selain itu admin mendapat kenang - kenangan berupa senter kecil yang nantinya dipergunakan untuk membantu penerangan sewaktu jalan ke candi.

Setelah selesai memakai sarung, admin dan rombongan berjalan kaki menuju puncak Candi Borobudur atau di bagaian Arupadhatu yang disana sudah terdapat stupa induk dan stupa - stupa kecil berisi arca Budha. walaupun sampai di Hotel Manoharan sudah pukul 05.00 Wib dan berjalan menuju puncak candi butuh waktu sekitar 10 - 15 menit, tetapi langit masih gelap karena waktu itu mendung dan sunrise yang dinantikan sama sekali tidak muncul karena tertutup mendung.

Silhouette Sang Budha

Walaupun cuaca tidak bersahabat untuk berburu matahari terbit, tetapi melakukan eksplorasi foto sewaktu masih pagi di Candi Borobudur tidak ada ruginya. Kabut pagi yang tipis seperti lautan kapas yang mengelilingi Candi Borobudur. Walaupun Gunung Sumbing, Merapi dan Merbabusama sekali tidak terlihat tetapi pada akhirnya langit yang buram perlahan - lahan berubah warna menjadi keorangean.

Setelah puas bereksplorasi di Candi Borobudur, rasa laparpun muncul. admin dan rombongan kembali ke Hotel Manohara untuk menyantap menu sarapan yang sudah dipersiapkan di penmdopo dan sekaligus sudah menjadi fasilitas ketika berwisata sunrise via Hotel Manohara.

Sedikit tips jika ingin berwisata Borobudur Nirwana Sunrise sebaiknya maksimal pukul 04.00 WIB sudah sampai di Hotel Manohara karena terkadang lampu sorot di Candi Borobudur dinyalakan.

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Candi Borobudur.Benar benar sangat bermamfaat dalam menambah wawasan kita menjadi mengetaui lebih jauh mengenai tempat wisata di indonesia.Saya juga mempunyai artikel yang sejenis mengenai indonesia yang bisa anda kunjungi di sini

    BalasHapus

Site search