Minggu, 01 Januari 2017

Suasana kemeriahan pesta kembang api di Tebing Breksi
Berbicara mengenai malam pergantian tahun di Yogyakarta, tentunya banyak lokasi yang dengan sengaja dibuat untuk memeriahkannya. Salah satu tempat wisata baru di Yogyakarta yang semakin hari semakin tambah hits adalah Tebing Breksi yang berada di Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman atau di bawah Candi Ijo. Tempat wisata yang baru diresmikan di pertengahan tahun 2015 lalu semakin kesini semakin berkembang. Awalnya hanya bekas tambang batu tetapi sekarang menjadi tempat wisata yang hits, bukan hanya menyajikan tebing saja tetapi juga terdapat pahatan-pahatan yang sangat artistik.

Selain terdapat pahatan-pahatan, terdapat juga panggung terbuka di area Tebing Breksi yang dapat dipergunakan untuk seni pertunjukan. Musisi kenamaan sekelas Dewa Budjana juga pernah menggelar konser di panggung terbuka tersebut. Di malam pergantian tahun 2017 kali ini, di panggung terbuka tebing breksi kembali diadakan live musik dan ditutup dengan pesta kembang api, tentunya moment ini seru untuk diabadikan.
Gladi bersih pesta kembang api dari Spot Riyadi

Sebelum menuju tebing breksi, admin mampir sebentar ke Spot Riyadi, sekedar pemanasan motret Candi Prambanan dan Candi Sojiwan sebelum motret kembang api di Tebing Breksi. Cukup asyik juga dari Spot Riyadi karena sejak sore sudah ada yang menyalakan kembang api kecil-kecilan atau mungkin mereka gladi bersih sebelum pesta kembang api pukul 00.00 WIB ya? Admin beberapa kali sudah mendapat beberapa foto kembang api di Spot Riyadi terhitung dari pukul 21.40 WIB - 22.20 WIB.

Pengunjung Tebing Breksi semakin ramai
Karena dirasa sudah cukup, sekarang saatnya pindah menuju Tebing Breksi. Sangat mengejutkan ketika jalan mulai menanjak, karena iring-iringan kendaraan dari bawah sangat banyak. Sesampainya di lokasi tebing breksi, para pengunjung diarahkan untuk parkir di Sekolah Dasar di seberang Tebing Breksi karena tempat parkir yang disediakan sudah melebihi kapasitas. Itu artinya pengunjung tadi malam mencapai ratusan orang bahkan ribuan orang.

Satu hal yang admin beri 5 jempol untuk pengelola Tebing Breksi tadi malam, begitu ada moment tahunan dengan pengunjung yang membludak, tidak ada perubahan biaya parkir dan tiket masuk. Untuk parkir roda dua tetap Rp 2.000,00., tiket masuk seiklasnya seperti hari-hari biasa diwaktu siang hari. Kali ini admin benar-benar serius memberi tepuk tangan karena biasanya moment malam pergantian tahun dimanfaatkan dengan menaikkan biaya parkir tetapi hal ini tidak berlaku di Tebing Breksi. Mantab mas-mas pengelola, juoooos!!
Ratusan bahkan ribuan pengunjung memadati Tebing Breksi
Sesampainya di Tebing Breksi, admin sejenak melihat aksi musisi yang sedang mengisi acara, oke juga lagunya. 2 sampai 3 kali foto okelah karena suaranya tidak bisa didengarkan lewat foto. Kemudian admin naik ke atas tebing dengan harapan dapat memantau spot-spot yang nanti sekiranya dapat untuk memotret kembang api. Kejutan!! Ternyata di atas tebing sudah duduk dengan rapi ratusan orang yang siap menanti pesta kembang api. Agak susah untuk berjalan mencapai tepian tebing, tetapi akhirnya berhasil juga. Ternyata tidak bisa memantau spot karena sudah banyaknya pengunjung sehingga menyulitkan untuk bergerak.

Oke, akhirnya admin turun kemudian berjalan ke arah Timur dengan harapan dapat memotret kembang api dengan forground pahatan-pahatan yang ada di Tebing Breksi. Untuk memastikan dari spot tersebut mendapat gambar bagus, admin bertanya kepada salah seorang panitia. Berdasarkan penuturannya, panitia akan menyalakan kembang api dari atas tebing dan bawah tebing, sedangkan pengunjung yang membawa kembang api sendiri dipersilahkan menyalakan dari sebelah mana saja.

Untuk menyalakan kembang api di Tebing Breksi tidak diperbolehkan di waktu yang bebas, harus tepat pukul 00.00 WIB karena sudah diingatkan dari pihak Bandara Adi Sucipto untuk jangan terlalu lama menyalakan kembang api. Hal ini dilakukan karena cahayanya dikawatirkan dapat mengganggu penerbangan, perlu diingat lokasi Tebing Breksi tepat lurus dengan landasan pacu Bandara Adi Sucipto. Tentunya hal ini untuk kebaikan bersama, selain itu menurut admin yang namanya pesta kembang api malam pergantian tahun harusnya dilakukan tepat pukul 00.00 WIB.

Akhirnya yang ditunggu-tunggu muncul juga, sekiatar pukul 23.50 WIB sudah ada pengunjung yang menyalakan kembang api, semakin mendekati pukul 00.00 WIB terjadilah yang dinamakan pesta kembang api. Ternyata keren banget pesta kembang api dari Tebing Breksi, angle foto juga dapat di eksplore mau menggambar dari sisi Timur tebing ataupun dari sisi Utara tebing, semua keren.

Tidak banyak yang dapat admin ceritakan dari pengalaman memotret kembang api di Tebing Breksi semalam, intinya pergantian tahun itu seharusnya membuat kita semua menjadi manusia yang lebih baik dan meninggalkan perbuatan negatif di tahun-tahun sebelumnya. Mohon maaf jika ada salah kata ataupun kesalahan dalam penulisan nama tempat. Tetap semngat #dolandolan dan #jangannyampah

0 komentar:

Posting Komentar

Site search